Di forum PHP Indonesia, saya sering kali menjumpai pertanyaan dari para “newbie” atau pemula yang ingin belajar tentang pemrograman web,khususnya PHP. Pertanyaan yang sering diatanyakan adalah “Bagaimana langkah awal dalam belajar tentang pemrograman web? Materi apa saja yang harus dipelajari? Aplikasi apa saja yang harus dibutuhkan?”. Pertanyaan-pertanyaan seperti ini sebetulnya sudah bisa dicari jawabannya lewat google atau membeli buku tentang pemrograman web. Namun, saking banyaknya tutorial dan buku, mungkin mereka bingung, tutorial atau buku mana yang sebaiknya digunakan? Nah, tulisan saya kali ini akan membahas tentang hal-hal tersebut yaitu langkah awal belajar pemrograman web.

Untuk belajar tentang pemrograman web, ada baiknya kita paham akan konsep. Konsep web programming disini dibagi dua, yaitu pemrograman di sisi server dan di sisi server. Selain itu kita juga harus tahu hubungan antara keduanya. Kenapa pemahaman konsep sangat penting? Supaya kita tidak hanya sekedar belajar teknis bahasa pemrograman saja, tapi juga konsepnya. Banyak hal yang akan mempermudah kita belajar nantinya jika kita sudah tahu konsepnya.

Client Side Programming

Client side programming disini maksudnya adalah bahasa pemrograman apa saja yang berjalan di sisi klien. Klien disini tentu saja adalah web web browser. Bahasa yang digunakan disini adalah html, css, dan javascript. Perlu diperhatikan bahwa javascript walaupun memang berjalan di sisi klien, tapi sekarang juga bisa berjalan di sisi server dengan menggunakan nodejs.  Saya tidak akan membahas tentang nodejs disini. Oya, client side programming disini juga biasa dikenal dengan istilah frontend programming. Kenapa disebut frontend? Karena kode yang kita buat akan menghasilkan  tampilan/halaman web. Analoginya seperti sebuah casing telepon seluler dan komponen elektronik didalamnya, client side programming ini dalah bagian casing.

Server Side Programming

Server side programming disini berarti bahasa pemrograman yang berjalan disisi server. Ada banyak bahasa pemrograman yang bisa digunakan disini, salah satunya adalah PHP. Selain PHP, ada Java, ASP, Ruby, python, perl, go, dll. Bagian ini sering juga disebut backend programming. Ibarat komponen elektronik pada telepon seluler, backend dev ini mirip seperti komponen elektronik. Bagian ini bertugas untuk memproses data yang telah dimasukkan oleh user yang kemudian nanti akan diolah lebih lanjut.

Hubungan Client Side & Server Side

Setelah tahu perbedaan antara client side dan server side programming, selanjutnya adalah kita harus tahu hubungan antar keduanya. Hubungan antara keduanya digambarkan seperti gambar berikut.

http request
http request

Browser mengirimkan request ke server. Dari request tersebut, server akan mengembalikan respon. Konsep secara umum seperti itu. Jika ingin lebih tahu lebih dalam tentang konsep ini, silahkan cari info lebih lanjut tentang http request. Gunakan pencarian di google image untuk mendapatkan info mengenai detail tentang http request dalam bentuk gambar agar mudah dipahami.

Setelah paham akan konsep dasar dalam web programming, selanjutnya barulah kita belajar akan bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat sebuah aplikasi web. Pembahasan tersebut akan dilanjutkan pada tulisan selanjutnya, jadi pantau terus website ini ya.